
Assalamuallaikum wr wb.
Lewat secarik kertas ini ingin ku ungkapkan seberapa besar smua perasaanku padamu, sekarang akupun sadar bahwa membina suatu hubungan dengan seseorang tak cukup hanya mengandalkan cinta dan kasih sayang semata, namun ada yang lebih penting dari pada itu dan itu adalah pokok, jadi cinta dan kasih sayang yang menurutku adalah syarat dan modal membangun keluarga adalah salah.... ternyata itu hanya sebagian kecil saja...
jujur demi allah dari dalam hatiku aku sangat mencintai dan menyayangimu tapi mungkin benar tuhan berkehendak lain, sekeras apapun orang berusaha dan berusaha klo tuhan berkehendak lain apalah arti smua itu, namun jujur ada satu hal yang membuatku bersedih dan aku sampai teteskan air mata saat kamu bilang mungkin kk bukan cowo yang bertanggung jawab dan ku ingat kamu katakan itu 5 agustus 2008 ku bersedih dan ku teteskan air mata saat kamu katakan itu, ya mungkin benar kata katamu itu aku tak bertanggung jawab......... satu hal yang paling ku benci tak bertanggung jawab telah aku lakukan sendiri,,, kadang terlintas di pikiranku andai aku orang kaya mungkin tak akan seperti ini jadinya, mungkin aku tak kan mengalami penderitaan seperti ini dan aku juga tak mengecewakanmu.
Aku janji mulai hari ini 5 agustus 2008 kan ku lakukan walau dengan berat hati dan membuat rasa sakit di dalam hatiku ini ku kan lakukan hal agar kamu bisa melupakanku, sungguh aku sebenarnya takut klo aku tak sanggup menahan kesedihanku ini, berusaha melupakan orang yang paling aku cinta dan aku sayangi, tapi mungkin itu adalah hal dan jalan terbaik bagi kamu karena selama ini aku hanya bisa membuatmu bersedih. Mungkin itu juga bukan keinginanku membuat kamu bersedih karena aku juga sangat menderita terlebih lagi aku telah membuat orang yang ku sayangi menderita,
mam sebenarnya aku ingin bawa kamu pergi jauh di mana tak ada orang yang kenal kita, aku ingin kita hidup bahagia bersama menjalani hidup ini bersama karena aku sangat menyayangimu dan mencintaimu. Namun mungkin itu hanya angan kk yang tak mungkin terwujud karena kk masih merasa belum sanggup melakukanya kk takut nanti kita tak sanggup di tengah jalan.... sesungguhnya aku ingin kamu mengerti posisiku, bukanya kk tak mau bertanggung jawab kk sangat sayang sama mama, mama adalah cahaya dan masa depanku aku juga tak tau andainya mama meninggalkanku apa aku sanggup tuk jalani masa depanku, mam aku juga mengerti posisi mama makanya mungkin ini jalan terbaik buat mama, mam sebenarnya kk merasa takut akan kenyataan yang kan terjadi andainya mama bersama orang lain tapi biarlah ku coba... kenyataan itu yang mungkin kan terjadi... kk juga merasa sangat bersalah sama mama karena kk tak bisa membuat mama bahagia namun ku serahkan semuanya sama mama karena mama yang kan menjalankanya,
sebenarnya ku ingin mama menunggu sampai kk siap. Sebenarnya kk juga sudah siap jangan mama kira kk menghindar/cari alasan namun kesiapan itu aja tidak cukup masih ada hal lain yang tak kalah penting tentunya mama juga tau kan.
Mam mungkin mama udah bosan menunggu dan menunggu tapi kk mohon mama pahami situasi kk kk mooohooon sama mama, kk juga tak ingin hal ini berlarut larut seperti ini kk ingin semua ini segera berakhir dan kk bisa bersama mama.
mam sebenarnya kk ingin usaha sendiri agar kk bisa
hidup bersama mama dengan tidak mengandalkan bekerja, tapi itu butuh waktu dan pabila mama
menuntut sekarang kk malah semakin bingung.
Sebenarnya kk ingin membina sebuah keluarga bersama mama, keluarga yang bahagia dan di karuniai anak anak yang soleh dari mama kadang kk berfikir itu kan terjadi... betapa bahagianya kk,
namun kk sedih akan kenyataan sekarang sepertinya kk baru terbangun dari suatu mimpi,
mam..
mungkin mama sudah tak sanggup menjalani hubungan ini sama kk, kk pun sadar kan hal itu
sebenarnya kk juga tak mau memberikan harapan yang tak pasti seperti ini sama mama.
jadi mungkin ini adalah jalan yang terbaik kk kan coba supaya mama bisa secepatnya melupakan kk dan mama bisa segera hidup dengan orang lain yang lebih baik, dan lebih mencintai mama,
dan yang terpenting ada restu dari kedua orang tua mama, mungkin itu akan lebih baik dari pada menjalani hubungan yang seperti ini dengan kk.
Jujur dari hati kk, kk pun menderita katakan ini karena dari hati kk yang paling dalam kk ingin mama kan selalu bersama kk, mama kan selalu menemani kk, dan kan selalu menunggu kk, tapi di sisi lain kk sedih melihat mama seperti sudah tak sanggup lagi menjalani hubungan ini bersama kk......... ada perasaan sedih kecewa kasihan semua perasaan itu muncul di hati kk,
dan mungkin kk sekarang tinggalah menunggu keajaiban dari tuhan bila itu memang ada agar aku bisa bersamamu,,,
mam andai kamu kan merit sama orang lain kk tetap kan bahagia... dan menyayangi mama dan hati ini selalu terbuka untuk mama sampai kapanpun juga, karena cinta dan kasih sayangku sama mama tak mungkin hilang sampai kapanpun juga walaupun mam telah menikah dengan orang lain
walau sakit ku katakan ini namun kk nda tau lagi harus berkata apa,
tak mungkin kan ada seseorang yang yang kan bahagia melihat orang yang ia cintai dan sayangi hidup dengan orang lain, kk sebenarnya juga begitu karena kk hanya manusia biasa yang masih bisa menangis dan merasakan rasa sakit.
Mam tolong apa yang harus aku lakukan salahkah aku bila ku katakan semuanya ini sama mama?
haruskah ku bawa kamu pergi tanpa kepastian? Apakah mama mau? Atau haruskah aku yang pergi sejauh mungkin agar bisa lupakan kamu?
Mam klo kamu besok pulang dan tak kan ke bdg lagi aku pun kan pulang, karena aku di sini pun agar bisa dekat dan ketemu dengan mama?
Mam apakah mama tau yang paling aku takutkan, kk takut kamu kan di pertemukan dan di nikahkan dengan orang lain, apakah kamu kan buat hidupku gelap seketika itu juga?
Bolehkah aku minta sesuatu sama mama:
kk mohon mama boleh lakukan itu tapi klo kk udah pergi jauh dari mama hingga di saat pernikahan kamu aku tak dengar kabar itu,
dan sebenarnya kk tak mungkin tuk lupakan kamu... tapi klo kk pergi sejauh mungkin kk tak akan dengar kabar berita lagi dari mama, itu adalah cara satu satunya karena sampai kapanpun klo utuk melupakan kamu kk tak kan pernah sanggup.
Kamu udah ada di dalam hatiku, kamu dah menyatu dengan nyawaku kamu ada di setiap nafaskuuu
aku minta maaf mungkin banyak kata kataku yang salah
namun semua itu bukan atas kesengajaan kk
namun kekhilafan sebagai seorang manusia biasa
wassallam,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar